Melihat Uji Kompetensi Dokter Gigi Spesialis Ortodonsia FKG UNAIR

Melihat Uji Kompetensi Dokter Gigi Spesialis Ortodonsia FKG UNAIR

image

Jadi Host, Ujian Berlangsung Lancar

SURABAYA, fkg.unair – Ujian kompetensi Dokter gigi spesialis ortodonsia kembali dilaksanakan pada tahun 2020. Kali ini, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga terpilih menjadi tuan rumah. Berlangsung pada Kamis (24/9/2020) lalu, tim pelaksana teknis dari FKG UNAIR mendapat apresiasi dari berbagai Universitas, lantaran sukses menggelar ujian kompetensi ortodonsia perdana secara daring.

Dijelaskan oleh Prof. Dr. Anita Yuliati, drg., M.Kes., Wakil Dekan 1 FKG,  ujian kompetensi tersebut merupakan ujian tahap akhir untuk mahasiswa program pendidikan dokter gigi yang mengambil spesialis terkait ortodonsia.

“Jadi, ujian ini sebetulnya digelar untuk mahasiswa program pendidikan dokter gigi spesialis ortodonsia. Ortodonsia sendiri adalah spesialis yang concern ke perawatan orto, contohnya kawat gigi,” jelasnya.

Terdapat perbedaan terkait pelaksanaan teknis pada ujian kompetensi tahun 2020 tersebut. Jika pada sebelum-sebelumnya ujian dilaksanakan secara luring (luar jaringan/offline), kali ini ujian dilaksanakan secara daring (dalam jaringan/online), karena dampak dari pandemi.

“Meskipun baru pertama kali dilaksanakan secara daring, kami tetap optimis. Sebisa mungkin kami tetap berkoordinasi dengan perwakilan kolegium ortodonsia se-Indonesia, mengadopsi dari teknis ujian luring sebelumnya, dan memodifikasi dengan basis daring,” ungkap Prof. Anita.

Ujian kompetensi tersebut diikuti oleh lima universitas, mulai dari Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, Universitas Gadjah Mada, hingga Universitas Sumatera Utara. Dari lima universitas tersebut, tercatat sebanyak 50 peserta telah mengikuti ujian kompetensi.

Prof. Anita menambahkan, bahwa terdapat tiga tahap ujian pada ujian kompetensi spesialis ortodonsia tersebut, mulai dari Computer Based Test (CBT), ujian terosi atau sooca, hingga osce atau ujian praktik.

“Kami selaku tim pelaksana teknis sangat bersyukur atas kelancaran selama berlangsungnya ujian kompetensi. Serta, kami turut berterima kasih kepada seluruh universitas terkait dan peserta, atas kepercayaan dan apresiasinya,” pungkasnya.bas/and