FKG Bertekad Jadikan Surabaya Pusat Kesehatan Tropik Dunia

  • By Super User
  • In FKG News
  • Posted 15 September 2017

Penyelesaian dan pencegahan permasalahan kesehatan terkini di Indonesia memerlukan sinergi lintas sektor. Untuk mencapai target tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), sivitas akademika Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM), serta Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (UNAIR) menggandeng Pemerintah Kota Surabaya untuk menjadikan Kota Pahlawan sebagai pusat kesehatan tropik dunia (Surabaya World Tropical Health Center).

“Surabaya World Tropical Health Center (SWTHC) merupakan sebuah sistem besar. Operasionalisasinya didukung banyak rumah sakit di Surabaya, termasuk RSGM UNAIR, ITD UNAIR, serta lab-lab farmasi, bahkan menyangkut applied economy plan. Di dalamnya terdapat World Tropical Dentistry Center. Di sinilah peran FKG UNAIR untuk mengeluarkan segala potensi inovasinya seperti Research Center, pendidikan berbasis riset, dan didukung oleh RSGM pula yang kini sudah berfungsi maksimal,” tutur Dekan FKG UNAIR R. Darmawan Setijanto, drg., M.Kes, saat berdiskusi dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Senin (28/8).

Bak gayung bersambut, Pemerintah Kota Surabaya juga memiliki kesamaan visi dalam manajemen kesehatan publik. Melalui pertemuan yang diselenggarakan di kantornya, ‎Risma menyambut baik maksud kedatangan tim UNAIR.

“Saya mendukung inisiatif Surabaya World Tropical Health Center ini, bahkan saya titip pada FKG UNAIR dan RSGM UNAIR untuk supaya kegiatan pelayanan kesehatan gigi di Kota Surabaya ini dapat dikemas dalam bentuk health tourism (turisme kesehatan) di Kota Surabaya,” papar Risma.

Darmawan menyatakan kegembiraannya atas dukungan Wali Kota Surabaya terhadap langkah progresif ini.

“Kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat membutuhkan sinergi yang kompleks dan saling mendukung. Untuk itu pada konsep Surabaya World Tropical Health Center (SWTHC) ini, FKG UNAIR merasa bersyukur dan bahagia dengan supporting system (unit pendukung) yang akhirnya paripurna dengan adanya dukungan dari Bu Risma,” ungkap Darmawan.

Dalam pembangunan konsep ini, sebelumnya telah terjalin komunikasi dan alur sinergi berkelanjutan antara FKG UNAIR dengan RSGM UNAIR, Research Center FKG UNAIR, dan Institute of Tropical Disease UNAIR sebagai unit pendukung.

“Ke depan, kami berharap bahwa budaya pendidikan berbasis riset yang menjadi core (inti) bagi pendidikan kedokteran gigi di FKG UNAIR ini, mampu menjadi salah satu penyumbang kontribusi masyarakat Kota Surabaya melalui pendirian Surabaya World Tropical Health Center (SWTHC),” imbuh Darmawan.

Penulis: Gilang R. Sabdho Wening (Humas FKG)

Editor: Defrina Sukma S

Hits 208

Terpopuler