liflet 09:26 25 Jul, 2019

Workshop Pembuatan dan Karakteristik Biofilm serta Pemanfaatan Bioinformatika dalam Kedokteran


Biofilm adalah kumpulan sel mikroorganisme, khususnya bakteri, yang melekat erat di suatu
permukaan yang disertai dengan bahan-bahan organik dan diselimuti oleh matriks polimer
ekstraseluler yang dikeluarkan oleh bakteri. Bakteri yang biasanya terdapat dalam mulut di
antaranya adalah Streptococcus mutans, Streptococcus viridians, Staphylococcus aureus
epidermidis, Staphylococcus pneumonia, dan Staphylococcus aureus. Plak gigi atau lapisan
biofilm memegang peranan penting dalam menyebabkan terjadinya karies. sehingga
sebagai peneliti perlu mengetahui karakteristik dari setiap biofilm.


Bioinformatika merupakan kajian yang memadukan disiplin ilmu biologi molekul,
matematika dan teknik informasi. Bioinformatika berperan dalam bidang klinis dalam
bentuk informasi klinis, identifikasi mutasi gen-gen penyebab penyakit, terapi gen, dan
pengobatan individual sesuai profil genetik setiap passen. Bioinformatika juga berperan
dalam identifikasi agen penyakit baru, diagnosa penyakit baru dan dalam penemuan obat.
Aplikasi dari bioinformatika dalam penemuan obat ini menggunakan pendekatan genomik
untuk identifikasi target-target obat dan desain senyawa untuk obat yang akan berkaitan
dengan DNA target, sehingga sebagai peneliti perlu mengetahui ikatan bahan yang
digunakan.