BEM merupakan lembaga eksekutif mahasiswa yang seringkali disebut sebagai wadah awal pengembangan diri. Banyak mahasiswa yang ingin menjadi bagian dari lembaga eksekutif kampus ini dengan harapan dapat mengasah soft skill dan kemampuan berorganisasi.

Di FKG Unair, perekrutan anggota BEM disambut dengan antusias di kalangan mahasiswa. BEM FKG Unair memiliki 9 departemen yang terdiri dari Departemen Pendidikan dan Profesi, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Media Komunikasi dan Informasi, Luar Negeri, Minat dan Bakat, Kesejahteraan Mahasiswa, Pengabdian Masyarakat, Kajian Strategis dan Advokasi, Kewirausahaan, dan BPH BEM. Perekrutan anggota BEM Kabinet Manfaat 2019 yang dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 13-14 Februari 2019 lalu, telah diikuti oleh lebih dari 60 mahasiswa. Perekrutan diadakan secara terbuka yang berarti seluruh mahasiswa preklinik FKG Unair, yaitu angkatan 2016, 2017, dan 2018 dapat ikut mendaftar. Pertimbangan perekrutan BEM disesuaikan dengan minat, potensi, motivasi, dan komitmen dari mahasiswa yang digali selama sesi wawancara. Hal yang perlu disiapkan oleh pendaftar ketika perekrutan adalah kemantapan hati dan motivasi untuk berani maju mengembangkan diri. Ketua BEM FKG 2019, RM Luqman Adi W.N. juga berpendapat bahwa BEM bisa menjadi fase awal teman-teman FKG untuk belajar soft skill, public speaking, time managing, dan leadership untuk bekal sebagai penerus bangsa. Luqman juga berpesan bahwa BEM ini hanya satu dari beribu tempat untuk teman-teman untuk belajar dan berkembang. Jangan putus asa dan terus berkembang karena kunci sukses itu ada 3, kemampuan, kesempatan, dan keberuntungan. (nnn/yass)









