Surabaya, fkg.unair – Instalasi Gawat Darurat (IGD) Dental menjadi salah satu pelayanan penting di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP). Membuka pelayanan sejak tahun 2017, kini IGD Dental telah menjadi rujukan masyarakat Surabaya dalam situasi kegawatdaruratan gigi dan mulut.
Beta Novia Rizky, drg., M. Si. selaku Kepala Unit IGD Dental menyebut bahwa IGD Dental beroperasi selama 24 jam. Setiap jamnya, tim IGD Dental siap sedia untuk menangani kasus kegawatdaruratan gigi dan mulut.
Contoh kasus yang ditangani IGD Dental dapat berupa gigi atau rahang patah karena kecelakaan, sakit gigi yang tidak tertahankan, perdarahan setelah tindakan pencabutan, kawat gigi yang terlepas sehingga menusuk pipi, serta kondisi darurat lainnya. Kasus-kasus tersebut bisa terjadi kapan saja. Bahkan saat tengah malam atau akhir pekan.
“Pada waktu tersebut biasanya akan sulit mencari tempat praktik dokter gigi yang buka, sehingga masyarakat Surabaya bisa datang ke IGD RSGMP untuk mendapat perawatan apabila sedang dalam kondisi darurat,” terang dosen Odontologi Forensik Fakultas Kedokteran Gigi UNAIR tersebut.
drg. Beta mengatakan pasien yang datang ke IGD Dental biasanya mengalami kecelakaan atau trauma di bagian rongga mulutnya seperti gigi dan rahang. Terdapat pula pasien yang datang dengan keluhan gusi bengkak disertai nyeri, sehingga membutuhkan tindakan perawatan segera.
IGD Dental sendiri pertama kali diinisiasi dengan tujuan untuk mengembangkan sarana dan prasarana rumah sakit. Oleh karena itu, IGD Dental juga hadir bersama IGD Medik yang siap menangani kegawatdaruratan medis, baik kecelakaan, penyakit, atau kondisi gawat darurat lain.
Pelayan IGD 24 jam tersebut berpedoman pada PP Nomor 47 Tahun 2021, di mana setiap rumah sakit wajib memberikan pelayanan gawat darurat kepada pasien sesuai dengan kemampuan pelayanannya. “Kehadiran IGD 24 jam di RSGMP menjadi upaya UNAIR untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dalam kondisi darurat perawatan gigi dan mulut,” jelas drg. Beta.
Fasilitas IGD Dental sendiri menjadi bagian dari implementasi sustainable development goals (SDGs) dari UNAIR maupun FKG. FKG yang mengirim banyak dosen, dokter gigi muda, PPDGS, dan staf di RSGMP memastikan bahwa IGD Dental memiliki peran penting dalam implementasi pilar Kehidupan Sehat dan Sejahtera. (int)









