Surabaya, fkg.unair – Sosok Ria Chusnita berhasil membawa gelar membanggakan dalam Wisuda Universitas Airlangga periode Juni 2023. Ia sukses meraih gelar Wisudawan Berprestasi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) berkat prestasi dan perjuangannya selama berkuliah.
Ria aktif terlibat dalam berbagai organisasi dan kegiatan sukarelawan. Di FKG UNAIR, ia tergabung dalam UKM Penalaran dan UKM Tahfiz Quran. Ria juga tergabung dalam organisasi luar universitas, yakni Himpunan Mahasiswa Islam.
Sementara itu, Ria banyak terlibat dalam kegiatan sukarelawan seperti kampanye kanker payudara, penggalangan dana masa pandemi, hingga aktivitas pengembangan diri bagi anak muda. Pengalaman tersebut yang mendorong Ria mengembangkan komunitas Malang Menginspirasi. “Komunitas ini bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan, khususnya kesehatan gigi dan mulut,” jelasnya dikutip dari UNAIR News.
Dalam bidang akademik, Ria tercatat pernah menerbitkan tiga jurnal kedokteran gigi terindeks Scopus. Ia juga berhasil menyabet prestasi gemilang dalam 7th World Young Inventors Exhibition 2023 yang diselenggarakan oleh INNOPA Malaysia. Ia membawa pulang medali emas berkat inovasi sabun kertas yang tercetus dari imbauan cuci tangan di masa pandemi.
“Idenya sudah ada dan mudah untuk dicerna. Aku lihat dari masalah lingkungan sekitar untuk mengolah limbah sayur dan buah-buahan menjadi sabun kertas. Karena sabun kertas cukup praktis untuk dibawa ke mana dan sekali pakai,” ceritanya.
Kala itu, Ria dan tim harus melalui banyak perjuangan dan kerja keras untuk meraih hasil terbaik di kompetisi internasional tersebut. Apalagi ada banyak media yang dibutuhkan untuk presentasi lomba, mulai dari video, banner, brosur, hingga poster. “Tapi, kami saling bantu satu sama lain di tim. Awalnya terlihat susah, tetapi ketika dijalani alhamdulillah cukup ringan karena terbantu dari tujuh anggota,” imbuhnya.

Selain prestasi tersebut, Ria sendiri telah membukukan 30 prestasi tingkat nasional lain selama berkuliah di FKG UNAIR. Ria juga tercatat sebagai awardee beasiswa prestasi dari Pertamina Foundation dan beasiswa Kepemimpinan dari Bakti Nusa. Tidak ayal jika gelar Wisudawan Berprestasi menjadi sebuah penutup manis bagi perjuangan Ria selama berkuliah FKG UNAIR. (int/nau/kef)









