Surabaya, fkg.unair – Aula Candra Mukti menjadi saksi atas Pengukuhan 7 Guru Besar Universitas Airlangga yang berlangsung Rabu, 11 Oktober 2023. Tiga diantaranya berasal dari Fakultas Kedokteran Gigi yakni Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp. KGA, Subsp.KKA(K), Prof. Dr. Dian Agustin Wahjuningrum, drg., Sp.KG, Subsp,KE(K), dan Prof. Tania Saskianti, drg., Ph.D., Sp.KGA, Subsp.AIBK(K).
Dibalik pengukuhan yang meriah, terdapat hal menarik tentang pidato pengukuhan Prof. Tania Saskianti yang berjudul Rekayasa Jaringan Tulang Alveolar Untuk Si Anak Spesial. Tepat sekali, anak spesial yang dimaksud disini adalah anak berkebutuhan khusus yang dimana Prof. Tania menerima pengukuhan atas jabatan guru besar dalam bidang Ilmu Rekayasa Jaringan Kraniofasial Anak dan Individu Berkebutuhan Khusus.

Dalam pidato yang dibawakan secara luar biasa tersebut, terdapat sebuah kesimpulan tentang dikala teknik rekayasa jaringan yang terus berkembang dengan kompleksitas keilmuan di kedokteran gigi anak regeneratif yang memerlukan periode penelitian yang panjang. Penggunaan sel induk, bio material, dan signaling untuk rekayasa jaringan merupakan pendekatan yang perlu diteliti dalam uji klinis. Dimana pemahaman lebih lanjut tentang ilmu regeneratif dan rekayasa jaringan akan menghasilkan pengobatan revolusioner bagi anak dan individu berkebutuhan khusus. Hal ini menunjukkan betapa fokusnya Prof. Tania terhadap Anak dan Individu Berkebutuhan Khusus. Hal ini disampaikan lebih lanjut dalam sebuah sesi usai acara pengukuhan.

“Senang sekali, lega, haru, bangga, dan semangat agar penelitian ini akan terus berlanjut dengan diberi raga yang sehat sehingga masih bisa memberi kebermanfaatan. Semoga terkait anak berkebutuhan khusus, satu semesta (pemerintah, keluarga, masyarakat) mendukung segala unsur kesehatan, bukan hanya gigi, namun semua unsur kesehatan anak berkebutuhan khusus,” pesan dan harapan Prof. Tania.
Keberhasilan Prof. Tania hingga acara pengukuhan hari ini juga pasti tak lepas atas dukungan dari keluarga dan orang terdekat. Ari Setiadi, ST selaku suami dari Prof. Tania menyampaikan perasaan bangga dan hormatnya sebab hari ini menjadi milestone bagi keluarga mereka yang dimana menjadi momen anggota keluarga pertama yang dikukuhkan menjadi guru besar dan bergelar Profesor. Pastinya menjadi inspirasi bukan hanya bagi orang lain namun juga termasuk kepada anak-anak.

“Pesannya tetap semangat dan melakukan penelitian khususnya untuk Universitas Airlangga dan negara, dalam keluarga pun kita saling support agar senantiasa bahagia,” tambah Ari Setiadi.
Rektor Universitas Airlangga pun membahas bagaimana menariknya bahasan mengenai anak-anak spesial ini yang dimana perlu perhatian, melalui rekayasa jaringan tulang dari Prof. Tania pastinya akan memberikan manfaat bagi anak spesial. Hal ini juga sejalan dengan penyampaian dalam acara pengukuhan guru besar hari ini yang dimana biarkan ilmu itu melangit namun tetap dapat melihat seluruh aksi membumi, kepada siapapun itu termasuk kepada Si Anak Spesial. Selamat kepada Prof. Tania Saskianti, drg., Ph.D., Sp.KGA, Subsp.AIBK(K) atas pengukuhan hari ini, tetaplah menjadi sosok spesial untuk si Anak Spesial. (rrr)









