Surabaya, fkg.unair – Tim mahasiswa asal Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih juara pertama dalam cabang lomba poster dalam rangkaian kegiatan 17th Dentistry Scientific Meeting Universitas Indonesia (DSM UI). Dalam kompetisi tersebut, tim yang beranggotakan Dyva Amalia Noor Pratama, Martinus Yudha, dan Feliza Theodora Putri Tjokro tersebut mengusung ide Bot Chat sebagai metode pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang dapat menjangkau masyarakat.
Salah satu anggota tim, Feliza, menjelaskan bahwa ide untuk membuat bot-chat ini muncul dari keresahan mereka terhadap stigma masyarakat yang masih menganggap sepele masalah kesehatan gigi dan mulut. “Kami ingin menciptakan telekonsul interaktif dan lengkap, namun tetap menjaga sifat kesederhanaan agar dapat digunakan oleh seluruh kalangan masyarakat,” jelasnya.
Bot Chat yang dinamakan “Destiny” tersebut merupakan akronim dari “Dentist In Your Area”. Seperti namanya, Destiny diharap dapat menjawab permasalahan dan memenuhi kebutuhan pasien mulai dari konsultasi, diagnosis, dan reservasi kunjungan, dimanapun pasien berada. “Melalui aplikasi ini, dimanapun pasien berada, dentist akan siap mendengarkan dan menolong mereka,” jelasnya.
Melalui ide ini, tim berhasil menyisihkan puluhan tim dari universitas bergengsi lainnya di tingkat nasional. Tidak hanya terbatas pada jurusan kedokteran gigi, kompetisi ini juga terbuka bagi rumpun kesehatan lainnya seperti kedokteran, keperawatan, kesehatan masyarakat, farmasi, dan kedokteran hewan.
Mengusung tema Dentistry 4.0 : Exploring the Transformative Impact of Digital Technologies in Dentistry, cabang lomba poster nasional bertujuan untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang teknologi di bidang kesehatan kepada masyarakat secara luas. Melalui proses penilaian yang ketat, akhirnya pada tanggal 11 November 2023, tim asal FKG UNAIR ini berhasil membawa pulang juara satu pada ajang bergengsi tersebut.
Kemenangan tim yang dibimbing oleh drg. Beta Novia Rizky, M.Si merupakan sebuah prestasi yang membanggakan. Ide untuk memanfaatkan teknologi bot-chat untuk meningkatkan aksesibilitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut merupakan ide yang sangat inovatif dan memiliki potensi untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Keberhasilan tim FKG UNAIR ini juga menunjukkan bahwa mahasiswa FKG UNAIR memiliki potensi yang besar untuk berinovasi dan memberikan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga keberhasilan ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi bangsa dan negara. STF









