HONG KONG – Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial (BMM) Universitas Airlangga kembali mempertegas eksistensi akademiknya di kancah internasional melalui partisipasi aktif drg. Sukron Tajudin dalam ajang The 17th Asian Congress on Oral and Maxillofacial Surgery (ACOMS). Berlangsung di Hong Kong Convention and Exhibition Centre (HKCEC) pada 27–29 April 2026, drg. Sukron hadir sebagai delegasi yang membawa misi penguatan kolaborasi global serta diseminasi riset klinis unggulan institusi. Keikutsertaan ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga dalam mendorong inovasi kedokteran di tingkat Asia.
Dalam sesi Poster Presentation, drg. Sukron Tajudin memaparkan dua materi riset mendalam yang menarik perhatian audiens internasional. Materi pertama berjudul “Integrating Systemic Anemia Correction with Revision ORIF in Chronic Infected Mandibular Nonunion: Reframing the Biological–Mechanical Interface in Maxillofacial Trauma”, yang menyoroti pentingnya koreksi anemia sistemik dalam kesuksesan bedah revisi rahang. Tak hanya itu, ia juga mempresentasikan materi kedua bertajuk “Long-Term Neurological Sequelae of Bacterial Meningitis and Their Role in the Development of Temporomandibular Joint Ankylosis: A Case Report”, yang membedah kaitan antara infeksi saraf jangka panjang dengan kekakuan sendi rahang.
Partisipasi drg. Sukron Tajudin dalam forum ilmiah bergengsi ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk meningkatkan rekognisi internasional terhadap kualitas praktisi bedah mulut Indonesia. Dengan menyajikan solusi bedah yang kompleks dan berbasis bukti, delegasi Universitas Airlangga berhasil membuka ruang diskusi konstruktif dengan para pakar bedah maksilofasial dari berbagai negara. Capaian ini diharapkan dapat terus memacu semangat riset dan publikasi ilmiah di lingkungan departemen demi kemajuan pelayanan medis yang lebih komprehensif bagi masyarakat secara global.









